Enrich your website with powerful apps



Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Rabu, 12 September 2012

5 Jurus Baru Menikmati Kota Jakarta

img

Bundaran HI saat malam hari (Desi Puspasari/Travel)

 
Jakarta - Jakarta masih punya paras cantik nan eksotis. Hal ini, tergantung bagaimana cara Anda menikmatinya. Banyak cara yang bisa dilakuan untuk menikmati cantiknya Ibukota. Mau tahu?

Kalau hanya duduk di dalam mobil pribadi atau keliling seharian di mal di Jakarta, itu sudah biasa. Cobalah bereksperimen dan lakukan 5 jurus yang detikTravel kumpulkan, Kamis (30/8/2012), untuk menikmati keindahan Kota Jakarta:

1. Berkeliling kota dengan bus TransJakarta

TransJakarta, angkutan umum modern di Jakarta yang murah meriah. Dengan hanya membayar Rp 3.500 per orang, pelancong sudah bisa keliling Jakarta dan sampai di beberapa titik lokasi wisata. Destinasi wisata yang dilewati oleh bus Transjakarta, seperti Monumen Nasional (Monas), Museum Nasional, Bundaran HI, Ancol, dan Ragunan.

Untuk menambah kenyamanan selama melakukan perjalanan menggunakan bus Transjakarta, traveler perlu mengetahui koridor dan tempat pemberhentian. Kalau tidak mengetahui tempat pemberhentian yang ingin dituju, Anda bisa bertanya kepada petugas yang ada di dalam bus, melihat peta Jakarta yang dilengkapi dengan rute Transjakarta, atau melihat papan informasi di halte Transjakarta.

Kondisi bus yang ber-AC dan bersih pun melengkapi kenyamanan pelancong saat keliling Jakarta. Lebih asyik lagi, jika perjalanan Anda dilakukan pada hari Sabtu atau Minggu.

2. Bersepeda malam hari di sekitar Monas

Menikmati udara sejuk Jakarta, bukan hal yang mustahil. Cobalah Anda keliling Jakarta pada malam hari. Eits, tunggu dulu! Bukan menggunakan mobil atau pun motor. Sedikit berolahraga dengan menggowes sepeda di jalan sekitar Monas bisa jadi ide bagus. Selain menyehatkan, Anda juga bisa menikmati suasana jantung Ibukota yang lebih sejuk dan cantik.

Anda bisa mengelilingi Jalan Medan Merdeka dengan menggunakan sepeda dengan leluasa. Selain udara yang lebih sejuk, saat malam hari volume kendaraan yang melewati daerah tersebut cenderung lebih sepi.

Bersepeda santai dengan beberapa teman saat malam hari, bisa jadi cara asyik menikmati Jakarta. Setelah puas mengelilingi jantung Ibukota, Anda bisa beristirahat di pelataran taman Monas sambil menikmati keindahan monumen yang menjadi ikonnya Jakarta.

3. Menyeberang ke Kepulauan Seribu

Bosan dengan panorama Ibukota yang penuh dengan gedung pencakar langit, Anda bisa bergeser ke utara Jakarta. Ya, lebih tepatnya ke Kabupaten Kepulauan Seribu. Anda bisa melihat sisi lain Kota Jakarta yang memiliki panorama laut, ombak, karang, dan pulau-pulau yang selalu menarik untuk disinggahi.

Panorama cantik perairan di seberang Jakarta tersaji di depan mata, selama pelancong menyeberang ke Kepulauan Seribu. Tidak hanya itu, wisatawan juga akan melewati pulau-pulau yang masuk dalam gugusan Kepuauan Seribu. Selama perjalanan, Anda bisa bertanya tentang nama-nama pulau atau informasi lainnya tentang Kepulauan Seribu kepada awak kapal.

Untuk melakukan penyeberangan ini, wisatawan bisa menggunakan kapal cepat atau kapal kayu. Bila ingin menikmati perjalanan lebih lama, traveler bisa memilih kapal kayu sebagai alat penyeberangan. Tapi jika tidak ingin terlalu lama di perjalanan, tentunya kapal cepat menjadi pilihan yang tepat.

4. Memotret hiruk pikuk Jakarta malam hari

Hiruk pikuk memang sudah melekat sebagai identitas khusus Jakarta. Pagi, siang, atau malam riuh suasananya tak pernah hilang. Jakarta malam hari, nyatanya tetap telihat produktif di beberapa lokasi.

Cahaya lampu jalanan serta kelap-kelip lampu dari gedung-gedung pencakar langit, membuat jakarta lebih eksotis saat malam. Tidak ada ruginya mengabadikan suasana malam Ibukota melalui jepretan-jepretan kamera Anda.

Untuk melancarkan jurus ini, beberapa spot seperti Bundaran HI, pelataran Monas, sekitar jalan Kota Tua, dan lain-lain bisa menjadi spot pilihan Anda. Datanglah bersama teman, agar suasana lebih ramai dan seru!

Namun, pastikan kendaraan terparkir di tempat aman atau dekatkan dengan diri Anda. Jangan sampai, Anda asyik berburu foto dan melupakan barang-barang Anda yang lainnya.

5. Wisata ke pasar tradisional di Jakarta

Jangan hanya melihat mal! Di Jakarta banyak terdapat pasar tradisional yang asyik buat dikunjungi. Selain jalan-jalan, wisatawan juga bisa berburu barang-barang murah yeng berkualitas di pasar-pasar tersebut.

Kenyataannya, Ibukota punya banyak pasar tradisional yang unik dan khas. Ada Pasar Bunga Rawa Belong dan Pasar Aksesoris Asemka di Jakarta Barat, aneka mainan di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, baju-baju di Pasar Senen, Tanah Abang, dan Pasar Baroe di Jakarta Pusat, sampai Pasar Sepatu Taman Puring dan Pasar Kain Mayestik di Jakarta Selatan.

Di pasar tradisional Anda bisa belanja baju, kain, aksesoris, sepatu, makanan, sampai mainan dengan harga yang bisa disesuaikan dengan budget. Ajaklah keluarga atau teman terdekat untuk berwisata belanja di Ibukota tanpa harus memikirkan harga yang melambung seperti di mal.

Keuntungan lain belanja di pasar tradisional, wisatawan bisa menawar barang dagangan hingga mencapai harga yang sesuai dengan kantong. Tapi ingat! Saat berkunjung ke pasar-pasar ini, Anda harus ekstra hati-hati menjaga semua barang bawaan jangan sampai ada yang tertinggal atau hilang.

Jurus-jurus ini bisa Anda coba untuk melihat sisi lain Jakarta. Tidak melulu soal macet, Jakarta juga masih punya pesona dan daya tariknya.



 LinkShare Money Mania - Do Not Delete-

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Random Posts